Nothing here yet! :)
THE ANCENEUR

π¨: Ishan Hulbert Liu
π: Trevinia, 1 November 1994
π: 188 cm
βοΈ: 66 kg

π¨: Charaneia Luradette Liu
π: Trevinia, 14 Juni 2002
π: 169 cm
βοΈ: 50 kg
Menjadi anak pertama di setiap keluarga merupakan suatu beban moral tersendiri, kebanyakan orang tua menaruh harapan besar terhadap anaknya, dan inilah yang terjadi kepada Ishan.Keluarga Liu telah mengelola sebuah taman rekreasi bernama Reveuly, bersama adiknya dan juga saudara persepupuan yang lain, Ishan dipersiapkan sejak dini untuk menjadi generasi muda dalam menjalankan perannya sebagai bagian dari manajemen tata kelola Reveuly.Ishan memiliki adik perempuan satu-satunya bernama Charaneia Luradette Liu, atau yang biasa akrab dipanggil Neia. Walaupun jarak mereka terpaut jauh, Ishan dan Neia sangat dekat dan selalu saling melindungi.Setelah tumbuh besar di Trevinia, Ishan membantu orang tuanya memperkenalkan tentang tugas yang harus mereka embanγ ‘ yakni menjadi pengelola Reveuly selanjutnya kepada adiknya, Neia. Selama masa perkembangannya, Ishan belajar baik tentang manajemen dan seluruh isi mekanisme Reveuly.Kehidupan pribadi Ishan selain belajar tentang manajemen, ia mendominasi kegiatannya sebagai aktivis sosial dan pecinta alam, Ishan beberapa kali menjadi seorang volunteer di daerah terpencil, ketertarikannya kepada alam luar terlihat dari hobinya yang gemar mendaki gunung.
Sementara anak kedua yang juga dilahirkan di Trevenia dengan umur terpaut cukup jauh dari Ishan, kakak laki-lakinya, tidak membuat Charaneia Luradette Liu mempunyai hubungan yang renggang dengan kakaknya itu. Ia tetap menjadi teman nomor satu bertukar cerita dan teman berdebat hal kecil tidak penting bagi kakaknya.Berkuliah di salah satu Universitas Swasta di kota yang ramai akan penduduknya, Trevinia, membuat gadis yang mempunyai nama panggilan sebagai Neia itu begitu terbiasa dengan keramaian. Hal itu membuatnya menyukai keramaian itu sendiri dan proses berinteraksi dengan orang-orang.Ia juga begitu menyukai travelling, karena itulah jurusan Pariwisata dan menjadi Penanggung Jawab Reveuly merupakan keputusan terbaik untuknya. Meskipun pada awalnya orang tua dan kakaknya enggan menyetujui perannya di Reveuly dikarenakan usianya yang masih begitu muda, Neia berhasil membuktikan kesungguhannya dan kinerjanya yang mumpuni sebagai bagian dari Tim Planning Reveuly pada saat masih berstatus sebagai Intern yang kemudian membuatnya mengemban tanggung jawab sebagai Penanggung Jawab bidany Planning, IT, and Commercial hingga saat ini.

π¨: Bjorka Vedrine Liu
π: Trevinia, 6 September 1996
π: 177 cm
βοΈ: 60 kg

π¨: Camairle Eredith Liu
π: Trevinia, 25 Juni 2000
π: 161 cm
βοΈ: 46 kg
Terlahir dari seorang ayah yang bekerja di industri hiburan dan seorang ibu yang merupakan pelukis terkenal manca negara membuat ketertarikan yang dimiliki terhadap seni menurun kepada kedua anak dari pilar kedua keluarga Liu. Bjorka, anak pertama dari keluarga yang sejak kecil telah menunjukkan potensinya melalui coretan indah yang berhasil membawanya membawa pulang beberapa penghargaan melalui ajang kompetisi yang diikuti. Selain dibanggakan sebagai anak yang beprestasi, perangainya pun sering mendapat pujian. Sikapnya cenderung tenang, namun lebih hangat dan ceria dibandingkan kesan pertama yang ia berikan terlebih saat sedang bersama orang-orang terdekatnya.Berkat dukungan besar yang diberikan oleh kedua orang tuanya, Bjorka dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya secara optimal hingga menggeluti pekerjaan di bidang seni selama beberapa tahun terakhir selepas menyelesaikan studinya. Kecintaannya pada pekerjaan saat ini membuat lelaki yang acap kali dipanggil dengan sebutan Bio tersebut enggan untuk meneruskan usaha yang telah dibesarkan oleh keluarga hingga pada saat dirinya dipercayakan untuk turut serta dalam pembangunan sebuah taman rekreasi. Dengan potensi yang dimilikinya, Bio menaruh harapan besar ia dapat membantu mewujudkan pembangunan tersebut menjadi Taman Rekreasi yang memukau setiap pasang mata.
Empat tahun berselang, bayi perempuan hadir di tengah keluarga terpandang yang bergelimang harta, menjadi anak kedua sebagai penyempurna keluarga. Berbanding terbalik dengan Bjorka yang tenang, Camairle justru menjadi sosok yang ceria, menyenangkan, dan selalu mengundang senyum dan tawa di tengah kehadirannya.Bagi Camairle, Bjorka adalah saudara laki-laki terbaik yang pernah dia miliki, meskipun kadang kala perdebatan kecil terjadi tak meruntuhkam rasa bersyukur atas kehadirannya. Kehadiran keduanya menjadi penguat dan tempat untuk saling bersandar.Sejak kecil, hal-hal cantik selalu menarik perhatian Camairle. Daya tariknya semakin besar karena dia telah tumbuh menjadi wanita cantik yang menemukan hasratnya dalam seni seperti kedua orang tua dan sang kakak. Hal inilah yang membuatnya melangkahkan kaki untuk mengambil Seni sebagai studi utamanya selain menjalankan pembangunan taman rekreasi.

π¨: Mestama Gabriel Liu
π: Trevinia, 27 Juli 1998
π: 181 cm
βοΈ: 62 kg

π¨: Noemie Eydis Liu
π: Trevinia, 25 Desember 2004
π: 163 cm
βοΈ: 49 kg
Nestama Gabriel dan Noemie Eydis dianugerahkan kepada putra terakhir dari keluarga Liu. Mereka dilahirkan di kota Trevinia, ketika seluruh keluarga Liu telah memulai bisnis di berbagai sektor di Therandel, negara kecil yang kini menjadi negara maju di Asia. Usia yang hanya terpaut 6 tahun, membuat keduanya begitu dekat sejak kecil hingga ketika berangsur dewasa. Kedekatan tersebut tak lantas dibangun oleh kesamaan, melainkan karakter keduanya yang berbeda.Gabriel adalah sosok yang sedikit lebih pendiam, jika dibandingkan oleh adiknya. Ia lebih memilih untuk menjadi pengamat sekitarnya. Meski begitu, ia dikenal hangat dan mudah bergaul. Terlahir menjadi si sulung, membuat kedua orang tuanya banyak menggantung mimpi padanya. Sejak kecil, ayahnya selalu mengajak Gabriel untuk melihat sang ayah bekerja agar Gabriel familiar dengan dunia yang ayahnya geluti. Bentuntung, Gabriel kecil menyukainya. Ia suka ketika melihat bagaimana sang ayah yang hangat berubah menjadi sosok yang sangat tegas dan sangat karismatik ketika berhadapan dengan pekerjaannya. Sejak saat itu, ia selalu berkeinginan untuk mengikuti jejak ayahnya.Ia mulai ikut berkecimpung di bisnis keluarganya sejak umur 17 tahun. Ia selalu bekerja di bawah araha sang ayah, hingga akhirnya sang ayah menawarkan dirinya untuk mengurus sebuah bisnis yang baru akan dirintis. Reveuly. Perusahaan itu akan diserahkan sepenuhnya kepada ia dan sepupu-sepupunya, tanpa bantuan sang ayah lagi. Tak dipungkiri, meskipun banyak ketakukan menyelimutinya, ia merasa senang dan tertantang untuk mengurus Reveuly dan berjanji untuk tidak menghancurkan kepercayaan sang ayah.
Sedangkan Noemie, yang lebih familiar dengan panggilan Emie, dikenal sebagai sosok periang, hangat, dan mudah bergaul. Terlahir sebagai salah satu anggota keluarga Liu mengharuskan Emie untuk mengikuti tradisi keluarga yang telah diterapkan untuk mengikuti beragam aktifitas dan pendidikan khusus yang dipersiapkan agar kelak dirinya bersama kakak dan sepupunya yang lain dapat meneruskan kesuksesan bisnis keluarga. Meskipun begitu, Emie tidak pernah benar-benar ingin hidup dalam dunia yang ditawarkan kepadanya dikarenakan ia lebih tertarik dengan dunia yang ingin diciptakannya sendiri, di mana ia dapat berdiri di atas panggung dengan sorot lampu mengarah kepadanya sebagai seorang penyanyi. Namun, dunianya itu harus terkubur dikarenakan tentangan dari kedua orang tuanya.Sampai pada saat bisnis baru dirintis dengan mendirikan taman rekreasi yang dinamakan Reveuly, Emie diminta untuk menjadi salah satu yang bertanggung jawab atas pembangunan Reveuly di usianya yang bahkan belum menginjak dua puluh tahun. Perlahan ia mulai mencintai dunia ini dalam prosesnya memberikan yang terbaik untuk Reveuly agar dapat menjadi taman rekreasi yang berkesan untuk seluruh pengunjungnya.